Operasional

Attribution & Counting Rules

Penjelasan cara Dalekta menghitung Visit LP, Click CTA, Masuk WA, lead, status pipeline, closing, revenue, dan kenapa angka report bisa berbeda.

01

Konsep attribution Dalekta

Attribution adalah proses menghubungkan sumber iklan atau campaign dengan klik WhatsApp, lead yang masuk, status follow up, closing, dan revenue. Dalekta memakai kombinasi tracking script, URL parameter, click ID, rotator, dan kode tracking di pesan WhatsApp.

Bukan semua angka harus samaVisit, klik, lead, dan closing adalah tahapan berbeda. Normal jika jumlah klik lebih besar dari lead, atau lead lebih besar dari closing.
02

Definisi event dan metrik

Event/MetrikKapan dihitungCatatan
Visit LPSaat landing page terbuka dan tracking script Dalekta fired.Bisa terjadi tanpa klik WhatsApp.
Click CTASaat visitor membuka link rotator/tombol WhatsApp yang tercatat.Menjadi Total Klik rotator.
Masuk WASaat customer benar-benar mengirim pesan WhatsApp dengan prefix tracking seperti [D-ABC123].Menjadi Total Lead rotator jika berhasil dipasangkan.
LeadData prospek masuk ke dashboard Dalekta.Bisa punya campaign lengkap, parsial, atau unknown.
MQL/Prospek/BookingSaat status lead diubah manual atau rule menandai kualitas lead.Dipakai untuk sinyal kualitas funnel.
ClosingSaat transaksi berhasil dan status menjadi Closing.Untuk update manual, nominal wajib diisi.
RevenueNilai transaksi yang tersimpan pada closingValue.Dipakai untuk ROAS dan Purchase/value.
03

Cara Dalekta menghubungkan klik ke lead

  1. Visitor datang ke landing page membawa UTM, campaign ID, fbclid, gclid, gbraid, wbraid, atau parameter lain jika tersedia.
  2. Tracking script Dalekta menyimpan konteks campaign dan click ID yang bisa dibaca.
  3. Visitor klik tombol WhatsApp yang memakai rotator Dalekta.
  4. Rotator membuat pesan awal dengan kode tracking Dalekta seperti [D-ABC123].
  5. Saat customer mengirim pesan itu ke WhatsApp, Dalekta memasangkan pesan inbound ke klik/rotator yang sesuai.
  6. Status lead dan closing berikutnya memakai konteks campaign tersebut untuk report dan conversion feedback.
04

Kenapa angka bisa berbeda

GejalaPenjelasan umum
Klik lebih banyak dari leadTidak semua orang yang membuka WhatsApp benar-benar mengirim pesan.
Lead tanpa campaignCustomer masuk dari URL polos, parameter hilang, tombol masih wa.me manual, atau chat tidak membawa kode tracking.
Visit banyak tapi klik sedikitLanding page dikunjungi, tetapi CTA WhatsApp tidak diklik.
Lead banyak tapi closing sedikitMasalah bisa berada di kualitas traffic, offer, kecepatan follow up, atau proses sales.
ROAS kosongSpend belum ada, campaign ID tidak cocok, atau revenue closing belum diisi.
05

Retensi dan visibilitas data

Retensi memengaruhi data yang terlihat di report dan troubleshooting sesuai paket aktif. Untuk leads, Signal Lite 90 hari, Signal Pro 180 hari, dan Signal Max 360 hari. Click/raw log dan sync log lebih pendek karena dipakai untuk debug teknis.

PaketLeadsClick/raw logSync log
Signal Lite90 hari14 hari7 hari
Signal Pro180 hari30 hari14 hari
Signal Max360 hari60 hari30 hari
Baca sebagai batas tampilan/reportRetensi di aplikasi digunakan untuk membatasi query dan visibilitas data sesuai paket. Jangan menjanjikan hard delete instan kecuali kebijakan teknisnya sudah ditetapkan.
06

Best practice menjaga attribution

  • Pasang tracking script sebelum campaign berjalan besar.
  • Pastikan redirect landing page tidak menghapus query string.
  • Ganti semua tombol WhatsApp campaign utama menjadi link rotator Dalekta.
  • Jangan menghapus prefix tracking dari template pesan rotator.
  • Gunakan ID campaign/adset/ad selain nama agar report tetap stabil saat nama campaign diganti.
  • Biasakan sales update status dan nominal closing agar kualitas campaign terbaca sampai revenue.
Dalekta | Attribution & Counting Rules | Dokumentasi Dalekta